Ruang Juang Papa dan Bundaku

Papaku bekerja sebagai supervisor bagian produksi bagian produksi di sebuah perusahaan di Bandung.
Saat ini di tempat papa bekerja sedang mempersiapkan piranti komunikasi untuk dipasang pada alutsista.
Untuk mempersiapkan piranti ini, papaku berhubungan dengan banyak sekali orang.
Mereka adalah tim produksi sendiri, tim produksi rekanan yang ikut membantu menyiapkan komponen, juga pemasok, baik dalam negeri maupun luar negeri.

papa sedang bekerja di rumah

Tak jarang papa harus pergi ke luar kota atau luar negeri untuk memastikan semua berjalan lancar.
Semasa pendemi ini, papa sempat bekerja dari rumah selama satu dua bulan. Namun sejak Hari Raya Idul Fitri kedua papa mulai aktif WFO.

menyambut tamu kehormatan

Papa juga beberapa kali harus pergi ke luar kota untuk memastikan penyelesaian kendala yang terjadi, semasa pandemi ini.

Papa terkadang terpaksa pulang malam, terutama jika harus menyelesaikan laporan atau mempersiapkan rapat besoknya, atau jika ada tamu kehormatan datang berkunjung.

memantau bagian produksi
memantau bagian produksi (2)

Walau demikian, papa selalu menjadi imam sholat ketika ada di rumah, menyiapkan sarapan dan air mandi kami. Papa rutin mengawal muraja’ah kami, anak-anaknya.

Papa selalu punya waktu untuk mendengarkan cerita bunda, aku, dan adik Zaidan.

Papa juga yang selalu belanja roti, naget, beras, Iho. Papa membantu bunda mencuci pakaian.

The Boyz-nya Bunda

Sekarang, tentang bunda.

Bunda dulunya adalah seorang content creator untuk media e- learning. Tapi sudah satu tahun ini, bunda beralih profesi menjadi technical writer. Sewaktu bunda menjadi content creator, bunda sering juga menjadi pengisi suara.

Setelah menjadi technical writer, ternyata pekerjaan bunda tidak hanya menulis. Sering juga bunda harus menyiapkan file presentasi, bahkan menjadi trainer.

Bundaku, sebelum mulai presentasi

Semasa pandemi ini bunda WFH. Bunda juga sekaligus menjadi guru tutorku, memikirkan tugas-tugasku juga adek Zaidan. karena tidak ada asisten di rumah, otomatis sebagian pekerjaan rumah tangga dikerjakannya sendiri. Setiap pagi bunda memasak untuk bekal papa dan makan siang kami.

Mulai jam 8 pagi bunda sudah mendampingiku dan adek Zaidan belajar, sekaligus sambil bekerja.

Murid-murid bunda di rumah

Bunda sering terlihat panik, kalo di jam yang sama harus: hadir di 3 online meeting, ditambah online meeting adek Zaidan, juga menemaniku streaming. Terlebih lagi kalo hari itu, bunda jadi trainer atau presentasi meeting.

Kadang-kadang aku dan adik Zaidan bertengkar ketika bunda harus presentasi. Bunda suka memohon-mohon pada kami untuk menunda keributan sampai bunda selesai presentasi atau meeting. Tapi kan kami butuh bertengkarnya saat itu juga.
Meeting bunda biasanya selesai jam 5, dipotong waktu shalat Dzuhur dan Ashar. Masa menunda bertengkar sampai jam 5? Keburu basi.

Bunda di kantor, sebelum pandemi

Pekerjaan bunda sering dianggap remeh oleh orang lain, karena kelihatannya hanya mengetik. Padahal untuk pekerjaan-hanya-mengetik itu, bunda harus memahami banyak hal, juga banyak membaca, bertanya dan belajar.
Oh, ya. Bunda juga mengajari mama salah satu teman sekelasku Iho. Mengajari bikin blog, canva, dan masih banyak lagi

Semoga bunda dan papa selalu sehat dan tetap semangat. Walau tampak remeh, perjuangan papa dan bunda sangat mengagumkan. Aku sayang bunda dan papa!

aku, Zaidan, papa, dan bunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: